Celoteh anak ini

Wednesday, July 22, 2009 8 pengkoment...
Banyak hal yang ingin aku lakukan da yang ingin aku dapatkan, tetapi semakin banyak hal yang kupikirkan dan akhirnya tak satu pun yang terlaksana dengan baik. Andai aku melakukannya dengan baik dan pemikiran yang matang, mungkin itu tidak akan terjadi begitu apa adanya.

Apalah nanti kata orang kepada kita, jika kita berbuat seperti ini. Apalah yang akan menjadi jawaban saya akan semua pertanyaan itu, jika kamu selalu membungkam diriku akan hal tersebut. Saya ingin kamu memikirkannya, jangan karena hal tersebut aku menderita dan tertekan dan selalu dibayang-bayangi hal tersebut. Yah.. saya harap, kejadian tersebut adalah merupakan suatu kecelakaan karena kita sama-sama tidak menyadarinya.

Satu bulan sudah lewat, dua bulan sudah terlewati juga, dan hampir mendekati tiga bulan. Apakah kamu masih mengingatnya??? Namun, aku sungguh terkejut melihat perubahan yang ada dalam dirimu dan saya langsung merasa bersalah. Apakah gara-gara yang hari itu?? pikirku dalam hati. Saya mencoba ingin langsung menanyakannya kepadamu, tetapi aku takut dan gundah. Please deh.... kata batinku. Dan aku pun memberanikan diri, kok kamu berubah menjadi seperti ini???

Dengan senyummu yang manis kamu berkata seakan berbisik supaya orang sekitar tidak mendengar dan mendengarkan hal tersebut. Engkau mendekatkan mulutmu ke telingaku begitu dekat dan sangat dekat sekali dan bahkan saya bisa merakan hembusan nafasmu begitu dekat ditelingaku dan sampai menusuk jantungku begitu kencang. Aliran darahku pun makin kencang mengalir diiringi dengan denyut jantung yang tak karuan menunggu kata-kata yang keluar dari mulutmu.

"Aku lagi BAB uda satu minggu dan masuk angin lagi. Perutku kembung dan yah... akhirnya seperti ini", dengan halus engkau bisikkan namun dengan nada yang tegas. Yah... pikirku dan aku pun terperanjat dari lamunan tidurku. Eh... ternyata aku lagi tidur nih dengan ngences yang meleleh dan bahkan jatuh beberapa tetes di atas meja kerjaku. Untunglah ga sampai membanjiri yang lainnya. Dengan sigap dan cepat, sang ngences pun diusap olehku dengan santainya dan sigap. Akupun mencium tanganku yang kena si ngences, ih.... bau banget ni ngences........

Inilah kisah-kusih orang ini yang lagi ga tahu mau nulis apa di sini, padahal uda banyak event penting yang terlewatkan di negeri ini yang terjadi, mulai dari kerjaan, persiapan dan pembatalan kedatangan MU si setan merah, bom di kuningan akibat ulah teroris yang sangat mempengaruhi semua sendi kehidupan di negeri ini karena telah merusak nama baik nama bangsa ini yang sudah mulai tumbuh dan harum di negeri orang, presentasi di klien, tugas kantor, kp, ta, istri, anak, pacar, simpanan, tetangga, binatang peliharaan, dll. Bahkan mengurus diri aja ga sempat.... "Parah ni orang", begitulah seluk-beluk orang ini yang saya perhatikan beberapa saat ini.

Intinya adalah.... mari kita jalani semuanya dengan senang hati meskipun dalam hati ngga.

Perputaran dan sisinya

Tuesday, July 07, 2009 1 pengkoment...
Hidup ini memiliki perubahan dan tidak ada yang abadi. Semua ada waktunya, tidak dalam waktu dekat mengalami perubahan, dalam jangka panjang pun demikian. Perputaran yang terjadi seperti bagaimana manusia hidup di dunia ini. Ada masa kelahiran, anak-anak, remaja dan sampai masa tua dan akhirnya kembali menjadi bagian dari alam ini.

Nah, sering kita mendengar perumpamaan "Hidup itu seperti roda pedati". Kadang, setelah aku pikir-pikir dan timang-timang dalam hati, benar juga pikirku. Kok ga seperti roda mobil atau roda mobil F1 aja dibuat atau perputaran gasing. Nah... itulah dia, dan disanalah terdapat kunci utamanya. Jika perputaran yang ada itu cepat seperti roda mobil F1, ga mungkin juga kan, bisa-bisa orang yang ada di dunia ini habis terlempar keluar atau yang lainnya.

Berbalik ke roda pedati, pedati itu perputarannya tidak lambat dan tidak cepat. Alias pas lah dibilang. Nah, gitulah enaknya perumpamaan ini, makin pasnya, maka kita tidak menyadari perubahan yang terjadi. Perubahan itu akan kita sadari jika kita sudah berada dalam tingkatan tertentu dan kita akan teringat masa lalu kita. Dalam perputaran itu juga, kita yang bisa mengikuti perputaran roda tersebut, bisa ikut naik keatas dan mengalami perubahan hidup ke arah yang lebih baik. Ada yang bisa tetap bertahan diatas, itulah orang yang konsisten dalam hidupnya. Orang yang mengikuti perputaran ke bawah, maka kemungkinan mereka menglami penurunan. Dan yang paling menyakitkan kali adalah antara naik ke atas dan turun ke bawah. Pas disisi yang turun itu, inilah dia orang-orang yang ragu.

Nah, begitulah kita dalam kehidupan ini, mau memilih sisi yang mana dan perputaran yang mana. Begitu juga untuk pesta demokrasi kita besok, 08 Juli 2009, mari kita ikut beperan serta dalam acara tersebut karena kita adalah bagian darinya dan salah satu penentu perputaran dan disisi yang mana negara kita ini nantinya akan berada yang otomatis akan berhubungan dengan kehidupan pribadi kita baik secara langsung maupun tidak.

Sukseskan pilpres 2009 untuk Indonesia yang lebih baik dan demokratis. Mari kita pilih yang terbaik......

Buat my teeth yang lagi kumat, cepat sembuh.... makin ngeri kurasa semakin kubaca artikel-artikel di Internet ini mengenai dirimu. Aku makin menderita kamu buat dan senyum pun ga bisa. Saya harap kita bisa kompromi, kalau ga, bisa hancur hubungan kita nanti.